Masyarakat Tak Ber-KTP Akan Dirazia
Usaha Pemkot Yogyakarta untuk melakukan razia bagi masyarakat yang tidak mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) akan segera dilaksanakan.Seperti yang diungkapkan oleh Walikota Yogyakarta Bpk Herry.
Herry menambahkan bahwa ia tidak ingin dibebani oleh warga yang wilayah asalnya bukan dari Yogyakarta apalagi muncul keberatan dari warga luar Yogya. “Jika tuntuntan itu keluar maka seharusnya ditujukan ke daerah asal para warga yang menetap di Yogyakata bukan ke Pemkot Kota,” ucapnya. Tuntutan keberatan masyarakat yang datang ke Yogyakarta tersebut seharusnya dikembalikan pada bupati masing-masing di daerah dan mereka yang bertanggung jawab. “Saya tentunya hanya bertanggung jawab pada warga saya sendiri, yaitu penduduk Kota Yogya,” tambahnya.
Dengan adanya razia KTP yang segera dibelakukan di wilayah Kota Yogyakarta, Walikota menjamin bagi warga yang belum memiliki harus segera mengurusnya dan pelayanannya tidak berbelit-belit. “Kami menjamin pengurusannya semakin mudah,” terangnya.
Menyinggung para PKL yang berasal dari luar daerah, Pemkot tetap akan melakukan razia karena sudah melakukan usahanya di area kota Yogyakarta. “Razia ini untuk seluruh warga yang tinggal di Kota sehingga salah satunya Pedangan Kaki Lima (PKL) termasuk didalamnya. Herry juga mengatakan bahwa kepemilikan KTP juga dibutuhkan jika ingin menggelar atau melakukan usaha perdagangan di Yogyakarta yang diatur dalam peraturan daerah. Bahkan akan diadakan pula razia khusus untuk PKL. “Penertiban di wilayah Yogyakarta tetap kami lakukan dan terutama untuk para PKL yang berjualan disini,” tambahnya.
bagi Walikota, pihaknya akan mengijinkan masyarakat untuk melakukan usahanya di Yogyakarta asal segala persyaratan yang dibutuhkan dan salah satunya KTP dipenuhi oleh para pedagang. “Bukan menjadi halangan jika mereka (PKL-red) menggunakan KTP luar kota asalkan masih dalam jangkauan Provinsi DIY. “Tidak jadi masalah asal KTP-nya DIY karena masalah ekonomi juga ditopang dari luar kota Yogya,” tuturnya.
Wilayah PKL yang akan dirazia tidak hanya terfokus pada area perdangan di Yogyakarta namun pada semua titik perdagangan yang ada. “Tidak hanya Malioboro saja yang akan dirazia tapi seluruh wilayah Yogyakarta,” tegasnya.
Komentar Terakhir